Semarak Akhirusanah TPQ Mutiara Hati Ngilir: Wisuda Penuh Hikmah, Ziarah Ulama, dan Doorprize Meriah
Kendal, 25–26 Januari 2025 - Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Mutiara Hati Kelurahan Ngilir menggelar rangkaian kegiatan Akhirusanah yang berlangsung meriah dan sarat makna pada Minggu dan Senin, 25–26 Januari 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan masa belajarnya sekaligus ajang mempererat kebersamaan antara santri, wali santri, pengurus, dan masyarakat.
Rangkaian acara diawali pada Minggu, 25 Januari 2025, dengan prosesi wisuda santri yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut menghadirkan penceramah KH Sukri Maulana yang memberikan tausiyah kepada para wisudawan dan orang tua. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga akhlak, melanjutkan kebiasaan membaca Al-Qur’an, serta menjadikan ilmu agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua panitia Akhirusanah, menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan bentuk apresiasi atas ketekunan para santri dalam menuntut ilmu. “Akhirusanah bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi awal dari perjalanan baru untuk terus mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an,” ujarnya.
Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi wisuda ketika para santri menerima penghargaan di hadapan orang tua masing-masing. Momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang telah mendampingi anak-anak mereka selama proses pembelajaran di TPQ.
Kegiatan berlanjut pada Senin, 26 Januari 2025. Pada pukul 13.00 WIB, para santri dan rombongan memulai karnaval ziarah menggunakan enam unit kereta mini. Rombongan bergerak menuju makam KH Dim Rois di Kaliwungu sebagai lokasi pertama. Di tempat tersebut, peserta melaksanakan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang dikenal berperan besar dalam pengembangan dakwah Islam di wilayah Kendal.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju makam Sunan Abinowo di Kuncen, Pegandon. Di lokasi kedua ini, doa bersama kembali dipanjatkan dengan khidmat. Kegiatan ziarah tersebut bertujuan mengenalkan sejarah perjuangan para ulama kepada para santri serta menanamkan nilai keteladanan dan rasa hormat terhadap tokoh agama.
Pengasuh TPQ Mutiara Hati, menjelaskan bahwa ziarah menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter santri. “Kami ingin anak-anak tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami sejarah perjuangan ulama. Dengan demikian, mereka dapat meneladani semangat dan akhlak para pendahulu,” tuturnya.
Setelah rangkaian ziarah selesai, suasana kembali meriah dengan pembagian doorprize yang didukung mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (Upgris). Pembagian hadiah tersebut menjadi penutup rangkaian Akhirusanah sekaligus bentuk apresiasi kepada para santri dan peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Lurah Ngilir, Darmo Sulistiyono, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan unsur religius, edukatif, dan kebersamaan tersebut. “Rangkaian Akhirusanah ini sangat positif karena tidak hanya merayakan kelulusan santri, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.
Melalui wisuda yang penuh khidmat, ziarah yang sarat makna, serta pembagian doorprize yang meriah, TPQ Mutiara Hati Kelurahan Ngilir berhasil menghadirkan Akhirusanah yang tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum pembinaan generasi muda yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dipost : 04 Maret 2026 | Dilihat : 29
Share :